Sabtu, 16 Februari 2013
Dia itu berbeda Tapi..
Sulit bagiku untuk cerita ini, sungguh membingungkan. Seorang cewek yang sungguh aku kagumi dan aku senang melihatnya walaupun ntah dia senang atau tidak. Aku gambarin dia secara singkat. Dia itu pinter dikelas juara satu malah, tomboy juga sih, tapi dia manis dan aku rasa dia gak sadar itu.” Dia” ntah kenapa aku kepikiran dia setelah tahu kehidupannya. Bukan maksud untuk meremehkan. Sekarang aku tahu kenapa ia memiliki “karakter” itu. Selama 17 tahun sampai sekarang baru sekarang aku merasa ingin sekali berteman.. bukan berteman tapi lebih.. seperti persahabatan. Ntah karena masalah kami yang sama ntah karna hal lain. Aku merasa dia orang berbeda. Berbeda bukan berarti jelek atau hal yang semacamnya. Dia hebat , kuat, tangguh, namun karena kehidupannya yang membuat ku tertegun dan melihat kehidupanku sendiri. Ia memang terlihat seperti gadis kecil yang memiliki sifat egois, suka marah dan orang berteman dengannya seperti hanya terpaksa (sebagian). Menurut aku sih enggak karena itu hanya sisi luar dari dirinya. Sisi yang terpaksa ia tonjolkan karena kehidupannya yang sepertinya sama sepertiku. Aku ingin sekali menjadi teman dekatnya. Berbagi, curhat bersama, menjadi teman yang sangat dekat seperti layaknya saudara. Menangis dan tertawa, saling berkorban. Aku juga gak tahu mengapa aku begitu sungguh menganggap kalau dia itu memang harus aku perhatikan. Aku suka melihatnya. Aku suka ketika ia tertawa dan tersenyum. Manis sekali.. aku melihat ketulusan disaat ia tertawa dan tersenyum. Bukan saat dia marah atau yang lain. Memperhatikannya seperti layaknya adikku sendiri (dia adik karena dia kurus aku ndut hhehe…). Aku suka melihat catatan di blog dia. Dari blog itu aku tahu ia dengan tulisan-tulisannya gayanya semuanya. Jika aku dan dia tidak dapat berteman dekat pada masa SMA ini setidaknya ntah dimasa depan atau yang lain aku harap bisa berteman dekat dengannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar